TANAH AIRKU YANG INDAH

Pada Bulan Mei-Agustus 2008 kami bertugas di Sulawesi Selatan tepatnya di Kabupaten Bone. Disana kami sangat menikmati keindahan tanah airku yang tercinta (photo hasil jepretan saya silahkan copy jika berminat).

Berikut penjelasan atas lintasan perjalanan yang kami lalui.

Taman Batimuru

Dari Makasar ( dahulu Ujung Pandang ) menuju ke ArasoE, pertama tama kita akan melintasi Taman Batimuru di Maros. Di Baimuru terdapat air terjun yang dinaungi bukit yang masih asli dengan gua stalagnit yang sangat indah, Alhamdulillah hampir seluruh hutan Sulsel masuk area hutan lindung.

Terdapat sebuah gua yang bernama “Gua Mimpi” sepanjang lebih kurang 800 m yang konon kabarnya dinamakan gua mimpi karena gua tersebut ditemukan Bupati Maros dahulu berdasarkan mimpinya yang menggiring beliau ke gua tersebut.

Untuk sampai ke gua mimpi, kita harus mendaki bukit terjal yang membuat nafas jadi ngos-ngosan. Jangan takut masuk ke gua yang sangat gelap tersebut karena akan ada pemandu lokal yang siap dengan senter membawa kita ke dalam gua yang cukup panjang dan berliku liku serta dipenuhi dengan batuan stalagnit dengan beraneka warna dan bentuk, Subhanallah.

Jangan lupa membawa kamera agar dapat mengabadikan bebatuan dengan profil yang cukup unik tersebut.

  • Jalan berkelok ke Watampone



 

  • Tebing gunung di Sulsel


  • Batimuru Maros Makassar

 

 

  • Batimuru Maros Sulsel


 

 

  • Air terjun Batimuru Sulsel

  • Gua Mimpi batimuru Sulsel


  • Stalagnit di gua mimpi batimuru

 

 

Pantai Teteh

Antara kota Watampone ke kota Sinjai di Kabupaten Bone terdapat sebuah pantai yang dinamakan Pantai Teteh.

Keistimewaan pantai tersebut adalah dari pantainya kita bisa melihat sebuah pulau yang jaraknya kira kira 1,5 Km dari pantai Sulawesi. Apabila kita sabar menunggu saat surutnya laut, maka pada waktu surut terendah akan timbul “Jalan penyeberangan Laut Merah Nabi Musa” (istilah bebas) dari pantai ke pulau tersebut. Waktu kemunculan jalan tersebut cukup pendek sekitar 1,5 jam dan akan tertutup kembali oleh pasang laut.

Jadi cukup seru juga berjalan cepat ke pulau tersebut dan setelah mengaso sejenak, segera kembali ke pantai Teteh (yang artinya titi?) agar jangan terpaksa menginap di pulau tak berpenghuni itu.

Kalau selalu mengikuti jadwal pasang surut air laut (tide Table), maka keberangkatan ke pantai teteh tersebut bisa diatur dengan tepat agar dapat across the sea.

  • Keajaiban pantai teteh Sulsel 1

  • Keajaiban pantai Teteh Sulsel 2


16 Tanggapan to “TANAH AIRKU YANG INDAH”

  1. DINAS PARIWISATA INDONESIA HARUS LEBIH MANTAP DALAM MEMPROMOSIKAN OBJEK WISATA DI INDONESIA…STOP KORUPSI CARI SOLUSI INDONESIA BISA.

  2. ajaib karunia Tuhan yang mahakarya’bravo masterpiece’ bumi

  3. weitz…

    kereeennn

    kebetulan orang bone nich…

    jadi kangen ma kampung halamanku….

  4. masih harus di bersihkan

  5. Pokoknya mesti datang sendiri deh liat. HA…HA…

    Puji syukur Pada TUHAN YME

  6. apa punya foto didesa arasoenya?????????

  7. aku ini org bone aku ttp cinta kmpung hlmnku ewakko to,bone

  8. wow,,, kessipatu kampokku kasi’ bisa tonji dibanggabanggakan….

  9. bagus tawwa sulsel…
    tgl pemerintahnya saja yang harus meningkatkan dan memperhatikan potensi2 tempat wisata biar bisa dijadikan tambahan devisa utk APBD sulsel

  10. wah jadi kangen nie pengen k pantai teteh, ingat waktu SMA dulu …

  11. jadi kangen ma pante teteh……:)

  12. Assikkk…mantappp….selamat berkreasi Mas Brooo,,,,,!!!

  13. tahun berapa pengambilan fotonya???

  14. bone tempt kami d,lhirkan {borrong kalukku}GELLOPPA TU KAMPUNG BONE.masumange ropalle kota eee ribone tawee mamelo ampe ke dona.SELAMAT MAJU JAYA WANUAKKU BONE.

  15. Bone is the best

  16. Wow mantaaaaappp

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: